Repository
Universitas Muhammadiyah Cirebon


Tugas Akhir Mahasiswa

Hasil Penelitian Mahasiswa



Strategi guru dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak pada kelompok A Di Tk Ngupaya Mina Desa Dadap Kec Juntinyuat Kab Indramayu

  • Kategori : Skripsi
  • Penulis : Nurhijriyah
  • Identitas : 220651015 - Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini
  • Abstrak :

    ABSTRAK STRATEGI GURU DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK KELOMPOK A DI TK NGUPAYA MINA DESA DADAP KECAMATAN JUNTINYUAT KABUPATEN INDRAMAYU Nurhijriyah NIM 220651015 nurhijriyah@gmail.com Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan kemampuan motorik halus anak kelompok A di TK Ngupaya Mina yang belum optimal. Kemampuan motorik halus anak di kelompok A TK Ngupaya Mina yang belum berkembang optimal ini diduga disebabkan karena pemahaman sebagian besar guru TK Ngupaya Mina tentang pentingnya strategi pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak juga masih lemah. Untuk itu, pada penelitian ini penulis tertarik untuk mengkaji lebih dalam, mengupayakan bagaimana seharusnya penerapan strategi pembelajaran yang akan dilakukan guru untuk mengatasi permasalahan perkembangan motorik halus anak yang belum optimal tersebut melalui strategi prinsip belajar anak usia dini yaitu strategi belajar sambil bermain menyenangkan. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk memperoleh gambaran bagaimana tindakan guru atau strategi yang digunakan guru dalam mengatasi permasalahan perkembangan kemampuan motorik halus anak tersebut. Melalui kegiatan penerapan strategi belajar sambil bermain dalam penelitian ini diharapkan permasalahan perkembangan kemampuan motorik halus anak kelompok A TK Ngupaya Mina dapat diselesaikan secara optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi belajar sambil bermain efektif meningkatkan perkembangan kemampuan motorik halus anak kelompok A TK Ngupaya Mina. Pada kegiatan pembelajaran terdahulu jumlah anak pada katagori belum berkembang kemampuan motorik halusnya masih cukup banyak yaitu 12 anak atau 57% sedangkan pada kegiatan pembelajaran menggunakan strategi belajar sambil bermain sudah tidak ada anak dalam kelompok A tersebut yang kemampuan motorik halusnya belum berkembang. Perkembangan kemampuan motorik halus anak lebih meningkat daripada perkembangan kemampuan hasil kegiatan pembelajaran terdahulu dari 3 orang anak atau 14% meningkat menjadi 11 anak atau lebih dari 50% anak perkembangan kemampuan motorik halusnya sudah berkembang sesuai harapan. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan strategi belajar sambil bermain efektif meningkatkan perkembangan kemampuan motorik halus anak di kelompok A TK Ngupaya Mina Kata Kunci : Kemampuan Motorik Halus Anak, Strategi Belajar Sambil Bermain

Preview

Laman Terkait

SINTA

Science and Technology Index (SINTA)

GARUDA

Garba Rujukan Digital (GARUDA)

RAMA

Repository Penelitian Dosen & Mahasiswa

ARJUNA

ARJUNA Akreditasi Jurnal Nasional