![]() |
Repository
|
Tugas Akhir Mahasiswa
Hasil Penelitian Mahasiswa
ANALISIS UPAYA PENCEGAHAN KECELAKAAN KERJA PADA PRODUKSI JARING IKAN BAGIAN A PT ARTERIA DAYA MULIA KOTA CIREBON DENGAN MENGGUNAKAN METODE JOB SAFETY ANALYSIS DAN HIGH RISK ASSESMENT AND RISK CONTROL
- Kategori : Skripsi
- Penulis : Windu Prakoso
- Identitas : 191411011 - Teknik Industri
- Abstrak :
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK CACAT JARING MONO YOKO DENGAN MENGGUNAKAN METODE SEVEN TOOLS DI PT. ARTERIA DAYA MULIA (ARIDA) Rian Haris Syaiful Putra, ST. Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Cirebon Email : riyanharis12345@gmail.com Abstrak, Pengendalian kualitas adalah suatu sistem verifikasi dan penjagaan/ perawatan dari suatu tingkatan/derajat kualitas produk atau proses yang dikehendaki dengan cara perencanaan yang seksama, pemakaian peralatan yang sesuai, inspeksi yang terus menerus, serta tindakan korektif bilamana diperlukan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui penyebab kecacatan pada produk jaring mono yoko di PT.Arteria Daya Mulia (ARIDA), untuk melakukan usulan perbaikan terhadap produk cacat di PT.Arteria Daya Mulia (ARIDA). Metode pengendalian kualitas yang digunakan pada penelitian ini adalah metode seven tools. Dari hasil check sheet didapat total reject melibihi target yang ditentukan oleh perusahaan yaitu 2%. Dikelompokan dengan kode A ikatan lerek, kode B jaring keriting, kode C jaring kusam. Dari histogram didapat jenis reject paling tinggi yaitupada bulan juni 2021 dengan jumlah kecacatan sebesar 586 pcs. Berdasarkan diagram pareto didapat jenis reject ikatan lerek mempunyai total presentase 37%. Berdasarkan diagram pancar menunjukan pola positif. Berdasarkan peta kontrol didapatkan nilai UCL 0,0518 dan LCL 0,0296. Dan berdasarkan fishbone ketiga cacat dominan tersebut disebabkan oleh faktor manusia yang meliputi kurangnya ketelitian disebabkan oleh operator terburu-buru karena faktor kelelahan, operator kurang teliti karena mengabaikan arahan, operator tidak menerapkan SOP. Faktor material yang meliputi benang tidak rata atau menggelembung karena pemilihan benang kurang teliti. Faktor mesin yang meliputi keausan komponen karena kurangnya pelumasan, adanya kerusakan yang diakibatkan kurangnya maintenance. Faktor metode yang meliputi penerapan SOP belum sesuai dan kurangnya komunikasi SOP. Faktor lingkungan yang meliputi tempat penyimpanan kurang baik yang mengakibatkan terkena tumpahan oli. Usulan perbaikan yang dapat dilakukan perusahaan meliputi memberikan arahan sebelum melakukan proses produksi dan meyelenggarakan pelatihan bagi karyawan, melakukan pelumasan komponen mesin setiap pergantian sift dan secara berkala diadakan perawatan, menyediakan tempat penyimpanan jaring yang sudah selesai diproses. Kata Kunci : Pengendalian kualitas,faktor penyebab,produk cacat,metode seven tools.




