Repository
Universitas Muhammadiyah Cirebon


Tugas Akhir Mahasiswa

Hasil Penelitian Mahasiswa



Usulan Pengendalian Kualitas Untuk Mengurangi Downtime Pada Mesin Pencuci Ubi Dengan Menggunakan Overall Equipment Effectiveness (OEE) Pada PT. Galih Estetika Indonesia

  • Kategori : Skripsi
  • Penulis : Renita Angraeni
  • Identitas : 210411032 - Teknik Industri
  • Abstrak :

    USULAN PENGENDALIAN KUALITAS UNTUK MENGURANGI DOWNTIME PADA MESIN PENCUCI UBI DENGAN MENGGUNAKAN OEE PADA PT. GALIH ESTETIKA INDONESIA Renita Angraeni1 , Hisyam Hermawan* 2 , Johan * 3 1Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Cirebon, 2Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Cirebon, 3Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Cirebon, Industri agro di Indonesia memiliki peran penting dalam perekonomian, namun reliabilitas mesin produksi masih menjadi tantangan. PT. Galih Estetika Indonesia sebagai pengolah ubi jalar sangat bergantung pada mesin pencuci ubi, yang sering mengalami gangguan seperti baling-baling macet, rantai kendor, dan komponen aus. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas mesin pencuci ubi menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE), mengidentifikasi kerugian melalui Six Big Losses, serta menentukan akar masalah dengan Root Cause Analysis (RCA). Hasil perhitungan OEE tahun 2024 menunjukkan nilai rata-rata sebesar 62%, masih jauh di bawah standar world class 85% (JIPM). Nilai availability cukup tinggi 87%–93%, namun performance rate hanya 77%–90% dan quality rate 62%–94%. Six Big Losses menunjukkan kerugian terbesar berasal dari Reduce Speed Losses dengan rata-rata 19% serta downtime total mencapai 6.883 menit per tahun, melebihi standar perusahaan 3.600 menit. Analisis RCA mengidentifikasi lima penyebab utama yaitu keterampilan operator yang kurang, lemahnya preventive maintenance, kualitas bahan baku ubi tidak seragam, SOP yang tidak konsisten, serta kondisi lingkungan kerja yang lembab. Usulan perbaikan difokuskan pada tindakan korektif berupa penggantian komponen aus dan pelatihan operator, serta tindakan preventif berupa checklist inspeksi, monitoring material, kalibrasi berkala, dan peningkatan tata letak serta kebersihan area kerja. Implementasi strategi ini diharapkan dapat menekan downtime dan meningkatkan OEE mendekati standar 85% sehingga memperkuat daya saing perusahaan di sektor agroindustri. Kata kunci: Overall Equipment Effectiveness (OEE), Six Big Losses, Root Cause Analysis (RCA), Downtime, Agroindustri

Preview

Laman Terkait

SINTA

Science and Technology Index (SINTA)

GARUDA

Garba Rujukan Digital (GARUDA)

RAMA

Repository Penelitian Dosen & Mahasiswa

ARJUNA

ARJUNA Akreditasi Jurnal Nasional