![]() |
Repository
|
Tugas Akhir Mahasiswa
Hasil Penelitian Mahasiswa
USULAN PENINGKATAN PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA MENGGUNAKAN WORK SAMPLING DAN AHP (ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS) DI PT. INDONEX DEKO BASKET
- Kategori : Skripsi
- Penulis : TAKBIR ABID KHALUSHA
- Identitas : 210411049 - Teknik Industri
- Abstrak :
USULAN PENINGKATAN PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA MENGGUNAKAN WORK SAMPLING DAN AHP (ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS) DI PT. INDONEX DEKO BASKET Takbir Abid Khalusha1 , Tri Budi Prasetyo2 , Een Nuraeni3 1Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Cirebon Jl. Fatahillah No. 40 Sumber-Watubelah Cirebon Email : takbirabidkhalusha@gmail.com Email : tri.budi@umc.ac.id Email : een.nuraeni@umc.ac.id ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab rendahnya produktivitas tenaga kerja serta menentukan strategi peningkatan yang paling efektif pada bagian produksi penganyaman rotan di PT Indonex Deko Basket. Metode yang digunakan adalah work sampling untuk mengetahui proporsi aktivitas produktif dan non-produktif, serta Analytical Hierarchy Process (AHP) sebagai alat bantu pengambilan keputusan dalam menentukan prioritas strategi perbaikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat produktivitas delapan operator berada pada kisaran 63%–67%, dengan rata-rata 65%, masih di bawah standar ideal (>70%). Waktu baku yang dihitung berkisar antara 23,86–25,18 menit/unit dengan allowance 32–37%. Analisis sebab-akibat mengidentifikasi lima faktor utama yang memengaruhi rendahnya produktivitas, yaitu manusia (keterampilan, motivasi, konsistensi), material (kualitas rotan tidak seragam), mesin/alat (alat kurang tajam dan cadangan terbatas), metode (pola kerja belum efisien dan ketiadaan monitoring real-time), serta lingkungan (layout kurang optimal dan ventilasi tidak memadai). Melalui AHP, strategi dengan bobot prioritas tertinggi adalah peningkatan pengawasan berbasis monitoring produktivitas (59,92%), diikuti pelatihan keterampilan operator (23,07%) dan penerapan sistem insentif berbasis kinerja (17,01%). Dengan demikian, pengawasan intensif yang terstruktur dipandang sebagai solusi utama dalam meningkatkan produktivitas tenaga kerja, sedangkan pelatihan dan insentif menjadi strategi pendukung untuk keberlanjutan perbaikan. Kata kunci: produktivitas tenaga kerja, work sampling, AHP, pengawasan, penganyaman rotan.




