![]() |
Repository
|
Tugas Akhir Mahasiswa
Hasil Penelitian Mahasiswa
Usulan Perbaikan Produk Sedotan Straight Straw Menggunakan Metode Failure Mode And Effect Analysis (FMEA) dan Fault Tree Analysis (FTA) di PT. Sarana Sumber Tirta Cirebon
- Kategori : Skripsi
- Penulis : Refa Agustine Surya Utami
- Identitas : 210411019 - Teknik Industri
- Abstrak :
USULAN PERBAIKAN KUALITAS PRODUK SEDOTAN STRAIGHT STRAW DI PT. ABC MENGGUNAKAN METODE FMEA DAN FTA Refa Agustine Surya Utami1 , Nuri Kartini2 , Een Nur Aeni3 Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Cirebon, Abstrak Penelitian ini bertujuan menganalisis dan memberikan usulan perbaikan kualitas produk Sedotan Straight Straw di PT. Sarana Sumber Tirta Cirebon menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Fault Tree Analysis (FTA). Dimana periode Januari 2024 hingga Desember 2024 ditemukan cacat produk yang melebihi batas toleransi persentase yang ditetapkan perusahaan sebesar 2%. FMEA digunakan untuk mengidentifikasi dan memprioritaskan potensi kegagalan berdasarkan nilai Risk Priority Number (RPN), sementara FTA digunakan untuk mengidentifikasi akar penyebab kegagalan. Hasil analisis menunjukkan 4 mode kegagalan. Berdasarkan analisis FMEA, cacat pemanasan mesin memiliki nilai RPN tertinggi (238,15), cacat ukuran (223,10), cacat diameter (216,50) dan cacat kemasan (178,99). Analisis FTA menunjukkan akar penyebab cacat pemanasan mesin adalah kurangnya pelatihan dan pengawasan bagi pekerja, belum adanya evaluasi terhadap pengaruh kebersihan terhadap performa mesin, perusahaan memiliki SOP setting mesin yang belum jelas. Cacat ukuran adalah belum adanya evaluasi terhadap dampak kesalahan penyimpanan terhadap performa umur mesin, operator dan mekanik lebih fokus ke kerusakan besar, tidak adanya SOP untuk setiap pembelian komponen pisau, proses pembelian berdasarkan kebutuhan dan kebiasaan. Cacat diameter adalah belum adanya kebijakan membuat SOP dalam bentuk visual dan operator terburu-buru saat setting parameter. Cacat kemasan adalah belum adanya monitoring dan evaluasi rutin, kurangnya SOP yang jelas untuk pengelolaan WIP dan juga pekerja tidak teliti dikarenakan terburu-buru. Usulan perbaikan dengan pendekatan 5W+1H meliputi peningkatan kualitas bahan baku, pelatihan operator, perbaikan SOP serta pemeliharaan mesin secara berkala, dimana diharapkan dapat mengurangi tingkat kecacatan produk dan meningkatkan efisiensi produksi. Kata kunci: Kualitas Produk, FMEA, FTA, 5W+1H, Sedotan Straight Straw.




