![]() |
Repository
|
Tugas Akhir Mahasiswa
Hasil Penelitian Mahasiswa
ANALISIS POSTUR KERJA MENGGUNAKAN RAPID ENTIRE BODY ASSESMENT (REBA) DAN OVAKO WORKING POSTURE ANALYSIS SYSTEM (OWAS) PADA BAGIAN BONGKAR MUATAN UBI DI PT. GALIH ESTETIKA INDONESIA
- Kategori : Skripsi
- Penulis : Heru Dwi Ruriansyah
- Identitas : 210411060 - Teknik Industri
- Abstrak :
ANALISIS POSTUR KERJA MENGGUNAKAN RAPID ENTIRE BODY ASSESMENT (REBA) DAN OVAKO WORKING POSTURE ANALYSIS SYSTEM (OWAS) PADA BAGIAN BONGKAR MUATAN UBI DI PT. GALIH ESTETIKA INDONESIA Heru Dwi Ruriansyah1 , Hisyam Herwamawan2 , Arie Susetio Utami3 Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Cirebon, Abstrak PT Galih Estetika Indonesia merupakan perusahaan manufaktur yang mengolah ubi jalar menjadi berbagai produk seperti pasta dan tepung. Aktivitas bongkar muat bahan baku dilakukan secara manual melalui tiga tahap, yaitu pengambilan karung ubi dari mobil, pengangkutan karung ke tempat penyimpanan sementara, dan penyusunan karung untuk disortir. Setiap karung memiliki berat 45–60 kg dengan jarak angkut rata-rata 5,3 meter, sehingga berpotensi tinggi menimbulkan musculoskeletal disorders (MSDs) akibat postur kerja tidak ergonomis dan gerakan berulang. Penelitian ini bertujuan menilai tingkat risiko ergonomis pekerja bongkar muat menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) dan Ovako Working Posture Analysis System (OWAS), serta memberikan usulan perbaikan postur kerja untuk mengurangi risiko cedera. Sebanyak 12 pekerja laki-laki menjadi responden penelitian. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Nordic Body Map (NBM) dan dokumentasi postur kerja, yang kemudian dianalisis dengan metode REBA dan OWAS. Hasil penelitian menunjukkan keluhan utama pekerja terjadi pada punggung (11 pekerja) dan pergelangan tangan kanan (10 pekerja), dengan skor REBA tertinggi yaitu 10 pada aktivitas pengangkutan karung dan kategori risiko OWAS pada seluruh aktivitas berada di level 4 (risiko tinggi). Usulan perbaikan berupa pengangkatan karung secara berdua dengan postur lebih tegak berhasil menurunkan skor REBA dari 10 menjadi 5 dan OWAS dari kategori 4 menjadi 1. Temuan ini menunjukkan bahwa modifikasi teknik angkat secara ergonomis efektif menurunkan risiko MSDs sekaligus meningkatkan efisiensi dan keselamatan kerja. Kata kunci: bongkar muat, musculoskeletal disorders, Nordic Body Map, OWAS, REBA




