Repository
Universitas Muhammadiyah Cirebon


Tugas Akhir Mahasiswa

Hasil Penelitian Mahasiswa



Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Menggunakan Model Problem Solving Pada Mata Pelajaran Matematika (Penelitian Tindakan Kelas di SD Negeri 1 Karangtengah Kecamatan Karangsambung Kabupaten Cirebon)

  • Kategori : Skripsi
  • Penulis : Siti Faizah Nurlaela
  • Identitas : 200641037 - Pendidikan Guru Sekolah Dasar
  • Abstrak :

    Penerapan Metode Problem Solving Dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Pada Mata Pelajaran Matematika (Penelitian Tindakan Kelas di Kelas IV SD Negeri 1 Karangtengah Kecamatan Karangsembung Kabupaten Cirebon) Siti Faizah Nurlaela Email: ela07062002@gmail.com Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis peserta didik pada mata pelajaran matematika di kelas IV SD Negeri 1 Karangtengah Kecamatan Karangsembung Kabupaten Cirebon. Penggunaan metode penelitian berupa metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis and Mc taggart dengan metode analisis yang menggabungkan kuantitatif dan kualitatif guna memperoleh data yang valid. Metode ini digunakan dalam dua siklus untuk mengamati dan mengukur perubahan yang terjadi pada keterampilan berpikir kritis siswa melalui model pembelajaran problem solving. Siklus pertama meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi pembelajaran melalui penggunaan teknik pemecahan masalah; siklus kedua meningkatkan dan memverifikasi hasil siklus pertama. Untuk menilai efektivitas metode ini, informasi dikumpulkan melalui analisis pekerjaan siswa, wawancara guru, dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukan peningkatan yang signifikan pada kemampuan berpikir kritis peserta didik dimana pada pelaksanaan prasiklus memperoleh jumlah skor 3 (27,273%) dengan kriteria kurang. Pada siklus I memperoleh skor sebesar 5 (45,455%) dengan kriteria baik. Pada siklus II memperoleh jumlah skor 9 (81,818%) dengan kriteria sangat baik. Adapun hasil belajar peserta didik pada prasiklus memperoleh skor 3 (27,273%) dengan kriteria kurang. Pada siklus I memperoleh jumlah skor 7 (63,626%) dengan kriteria baik. Pada siklus II memperoleh jumlah skor 9 (81,818%) dengan kriteria sangat baik. Sehingga dapat dikatakan 9 (81,818%) orang yang dinyatakan tuntas dan 2 (18,182%) orang dinyatakan tidak tuntas. Temuan penelitian ini menunjukkan pentingnya mengembangkan kemampuan berpikir kritis dengan menggunakan teknik pemecahan masalah dalam meningkatkan hasil belajar matematis. Temuan penelitian ini mempunyai arti penting bagi rancangan strategi pembelajaran yang dapat digunakan secara luas untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak dalam konteks pengajaran matematika di sekolah dasar. Kata Kunci: problem-solving, matematika, penelitian tindakan kelas

Preview

Laman Terkait

SINTA

Science and Technology Index (SINTA)

GARUDA

Garba Rujukan Digital (GARUDA)

RAMA

Repository Penelitian Dosen & Mahasiswa

ARJUNA

ARJUNA Akreditasi Jurnal Nasional