Repository
Universitas Muhammadiyah Cirebon


Tugas Akhir Mahasiswa

Hasil Penelitian Mahasiswa



Pengaruh Work-Family Conflict Terhadap Withdrawal Behavior Dengan Stres Kerja Sebagai Variabel Mediasi pada Karyawan Perempuan di CV. Modena Rattan Cirebon

  • Kategori : Skripsi
  • Penulis : Siti Cholifah
  • Identitas : 210111064 - Manajemen
  • Abstrak :

    PENGARUH WORK-FAMILY CONFLICT TERHADAP WITHDRAWAL BEHAVIOR DENGAN STRES KERJA SEBAGAI MEDIASI PADA KARYAWAN PEREMPUAN DI CV. MODENA RATTAN CIREBON Siti Cholifah1, Ali Jufri2, Puspa Dewi Yuianty3 Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Cirebon1,2,3 Email: siticholifah0124@gmail.com1, ali.jufri@umc.ac.id2, puspadewi@umc.ac.id3 Informasi Abstract Volume Nomor Bulan Tahun E-ISSN : 2 : 7 : Juli : 2025 : 3062-9624 This study aims to analyze the effect of work-family conflict on withdrawal behavior with work stress as a mediating variable among married female employees at CV. Modena Rattan Cirebon. The study reveals that the imbalance between work and family roles increases work stress, which in turn contributes to withdrawal behavior. Regression analysis results show that work-family conflict significantly influences withdrawal behavior, and work stress plays a significant mediating role in this relationship. These findings highlight the importance of stress management and policies that support work-life balance to reduce withdrawal behavior symptoms among female employees. Therefore, companies need to pay attention to work- family balance aspects to improve employee performance and well-being. Keyword: Work-family conflict, Withdrawal behavior, Work stress, Female employees Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work-family conflict terhadap withdrawal behaviour dengan stres kerja sebagai variabel mediasi pada karyawan perempuan yang telah menikah di CV. Modena Rattan Cirebon. Penelitian ini mengungkap bahwa ketidakseimbangan antara peran pekerjaan dan keluarga meningkatkan stres kerja yang pada gilirannya berkontribusi terhadap perilaku menarik diri dari pekerjaan. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa work-family conflict secara signifikan berpengaruh terhadap withdrawal behaviour, serta stres kerja memiliki peran mediasi yang signifikan dalam hubungan ini. Temuan ini menunjukkan pentingnya pengelolaan stres dan kebijakan yang mendukung keseimbangan kehidupan kerja untuk mengurangi gejala withdrawal behaviour di kalangan karyawan perempuan. Dengan demikian, perusahaan perlu memperhatikan aspek keseimbangan kerja- keluarga untuk meningkatkan kinerja dan kesejahteraan karyawan. Kata Kunci: Work-family conflict, Withdrawal behaviour, Stres kerja, Karyawan perempuan

Preview

Laman Terkait

SINTA

Science and Technology Index (SINTA)

GARUDA

Garba Rujukan Digital (GARUDA)

RAMA

Repository Penelitian Dosen & Mahasiswa

ARJUNA

ARJUNA Akreditasi Jurnal Nasional