![]() |
Repository
|
Tugas Akhir Mahasiswa
Hasil Penelitian Mahasiswa
REPRESENTASI PROSES SELF ACCEPTANCE DALAM VIDEO MUSIK "SI LEMAH" OLEH RAN FEATURING HINDIA
- Kategori : Skripsi
- Penulis : Khofifah Eka Septiani
- Identitas : 190211085 - Ilmu Komunikasi
- Abstrak :
Abstrak REPRESENTASI PROSES SELF ACCEPTANCE DALAM VIDEO MUSIK “SI LEMAH” OLEH RAN FEATURING HINDIA Video musik sebagai salah satu media komunikasi massa tentu memiliki pesan komunikasi. Disamping untuk hiburan, video musik juga dijadikan sebagai wadah menyampaikan ide dan gagasan mengenai fenomena sosial. Salah satu video musik yang dijadikan wadah menyampaikan ide dan gagasan adalah video musik “Si Lemah” oleh RAN featuring Hindia. Video musik ini menyampaikan gagasan fenomena sosial tentang proses self acceptance. Penelitian ini berjudul “Representasi Proses Self Acceptance Dalam Video Musik “Si Lemah” Oleh Ran Featuring Hindia”. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik observasi, dokumentasi dan studi pustaka. Pada penelitian ini peneliti bertujuan untuk mengetahui makna proses self acceptance dalam video musik Si Lemah oleh RAN featuring Hindia, penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan semiotika Roland Barthes (denotasi, konotasi, dan mitos). Berdasarkan analisis yang telah peneliti lakukan didapatkan bahwa video musik Si Lemah oleh RAN featuring Hindia menggambarkan proses individu dalam mencapai tahap self acceptance. Kesimpulan yang didapatkan adalah makna self acceptance tergambarkan melalui proses dan tahapan terlebih dahulu, diantaranya denial, anger, bargaining, depression, barulah kemudian individu mencapai tahap acceptance. Disamping itu pula video musik lagu ini mengajak masyarakat diharapkan agar lebih memahami kondisi seseorang di sekitarnya yang tengah mencoba meraih self acceptance dengan menangkis mitos-mitos self acceptance yang telah lama dipercaya, diantaranya mitos kita harus sempurna, orang lain harus menyukai kita, juga kepercayaan bahwa self acceptance berarti tidak perlu berusaha karena akan datang dengan sendirinya, tanda sebuah kelemahan, dan keegoisan. Bahwa krusial untuk menyadari bahwa mitos-mitos tersebut tidak berdasar dan dapat merusak kesejahteraan mental dan emosional seseorang. Kemudian bersama- sama mengubah pandangan yang lebih sehat salah satunya dengan mencapai tahap self acceptance. Kata Kunci: Video Musik, Proses Self Acceptance, Semiotika Roland Barthes




