![]() |
Repository
|
Tugas Akhir Mahasiswa
Hasil Penelitian Mahasiswa
"EFEKTIVITAS AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA PASIEN DEMENSIA DI PANTI WREDHA ELISABETH SEIJOU TOKYO JEPANG"
- Kategori : Skripsi
- Penulis : Kusuma Ekawati
- Identitas : 231711036 - Ilmu Keperawatan
- Abstrak :
Pemberian Aromaterapi Lavender (Lavandula Angustifolia) Untuk Meningkatkan Kualitas Tidur Lansia Administered of Lavender (Lavandula Angustifolia) Aromatherapy To Improve Sleep Quality for the Elderly Ni Made Maharianingsih*, Anak Agung Sagung Istri Iryaningrat, Dhiancinantyan Windidaca Brata Putri Jurusan Farmasi Klinis, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Bali Internasional, Gang Jeruk Tonja Denpasar Timur, Kota Denpasar, Bali Kontak korespondensi: maharianingsih@iikmpbali.ac.id ABSTRAK Orang lanjut usia (lansia) merupakan golongan umur dengan tingkat kejadian penyakit lebih tinggi dibandingkan dewasa, sebab terjadi perubahan fisik atau psikologis seperti mengalami insomnia atau penurunan kualitas tidur. Persentase kejadian lansia yang mengalami penurunan kualitas tidur di dunia sekitar 35% dan di Indonesia sekitar 50%. Aromaterapi menggunakan essential oil dapat digunakan sebagai alternatif terapi selain obat untuk mengatasi kesulitan tidur. Lavender merupakan salah satu aromaterapi yang dapat digunakan. Lavender dengan kandungan linalool dan linalil asetat memiliki efek meningkatkan kualitas tidur dan memberikan efek menenangkan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi lavender dalam meningkatan kualitas tidur lansia. Penelitian ini menggunakan rancangan pre-experimental design dengan metode one group pretest-posttest design. Responden dalam penelitian ini adalah lansia di panti werda sebanyak 42 orang. Subjek dipilih dengan teknik purposive sampling. Analisa data menggunakan uji non parametrik, yaitu uji Wilcoxon. Hasil diperoleh yaitu sebelum penggunaan aromaterapi lavender (pretest) terdapat 42 responden (100%) mengalami penurunan kualitas tidur. Setelah pemberian aromaterapi lavender (posttest), sebanyak 38 responden (90,47%) mengalami peningkatan pada kualitas tidur dan 4 responden (9,53%) tidak mengalami perubahan, dengan p = 0,000. Peningkatan kualitas tidur dapat dilihat dari selisih nilai parameter kualitas tidur subyektif, latensi tidur, durasi tidur, efisiensi tidur, gangguan tidur, dan disfungsi pada siang hari berdasarkan selisih nilai pretest dan posttest. Dapat disimpulkan bahwa pemberian aromaterapi lavender dapat meningkatkan kualitas tidur lansia. Kata kunci: Aromaterapi, Kualitas Tidur, Lansia, Lavender




