![]() |
Repository
|
Tugas Akhir Mahasiswa
Hasil Penelitian Mahasiswa
"KESIAPSIAGAAN PERAWAT DALAM MENGHADAPI PENINGKATAN VIRUS HUMAN METAPNEUMOVIRUS (HMPV) DI RSUD ARJAWINANGUN KABUPATEN CIREBON "
- Kategori : Skripsi
- Penulis : Ringgit Rahmayanti
- Identitas : 210711015 - Ilmu Keperawatan
- Abstrak :
ABSTRAK KESIAPSIAGAAN PERAWAT DALAM MENGHADAPI PENINGKATAN VIRUS HUMAN METAPNEUMOVIRUS (HMPV) DI RSUD ARJAWINANGUN KABUPATEN CIREBON Ringgit Rahmayanti1 , Asep Novi Taufiq Firdaus2 , Agil Putra Tri Kartika3 Latar Belakang: Human Metapneumovirus (HMPV) merupakan salah satu virus penyebab infeksi saluran pernapasan yang berpotensi menimbulkan kejadian luar biasa, terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan individu dengan gangguan imunitas. Perawat sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan memiliki peran penting dalam pencegahan, deteksi dini, dan pengendalian penyebaran HMPV. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesiapsiagaan perawat dalam menghadapi peningkatan kasus HMPV di RSUD Arjawinangun Kabupaten Cirebon. Metode: Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Sampel penelitian adalah perawat yang bekerja di RSUD Arjawinangun dengan teknik purposive sampling berjumlah 77. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat untuk mendeskripsikan kesiapsiagaan perawat berdasarkan aspek tingkat pengetahuan, pelatihan, pengalaman kerja, penerapan protokol keselamatan pasien, ketersediaan sumber daya, serta dukungan dari manajemen dan sistem kesehatan. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas perawat berada pada kategori siap dan sangat siap dalam menghadapi peningkatan kasus HMPV. Seluruh responden telah memiliki tingkat pengetahuan yang baik, pengalaman kerja yang memadai, serta penerapan protokol Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) yang konsisten. Namun demikian, masih ditemukan keterbatasan pada aspek sosialisasi khusus terkait HMPV dan ketersediaan alat pelindung diri (APD) tertentu. Kesimpulan: Kesiapsiagaan perawat di RSUD Arjawinangun berada pada kategori baik, meskipun masih diperlukan peningkatan melalui program pelatihan berkelanjutan, penyediaan fasilitas penunjang yang memadai, serta dukungan manajemen rumah sakit dalam memperkuat sistem kesiapsiagaan terhadap ancaman penyakit infeksi emerging seperti HMPV. Kata kunci: Kesiapsiagaan, Perawat, Human Metapneumovirus (HMPV), RSUD Arjawinangun




