![]() |
Repository
|
Tugas Akhir Mahasiswa
Hasil Penelitian Mahasiswa
Pengaruh Jalan Pagi Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Penderita Hipertensi di Wilayah Puskesmas Larangan
- Kategori : Skripsi
- Penulis : Nadya Putri Amanda
- Identitas : 210711074 - Ilmu Keperawatan
- Abstrak :
ABSTRAK PENGARUH JALAN PAGI TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH PUSKESMAS LARANGAN Nadya Putri Amanda1 , Liliek Pratiwi2 , Uus Husni Mahmud3 Mahasiswa Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Cirebon Dosen Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Cirebon Dosen Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Cirebon Latar Belakang : Hipertensi merupakan salah satu penyakit degeneratif yang paling banyak diderita lansia dan berisiko menimbulkan komplikasi kardiovaskular. Aktivitas fisik, seperti jalan pagi, terbukti mampu menurunkan tekanan darah melalui mekanisme fisiologis sederhana dan aman bagi lansia. Namun, praktik nonfarmakologis ini masih jarang dimanfaatkan secara optimal di masyarakat. Tujuan: Mengetahui pengaruh jalan pagi terhadap penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Larangan, Kota Cirebon. Metodologi: Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan one-group pretest- posttest design. Sampel berjumlah 30 lansia hipertensi yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Intervensi berupa jalan pagi dengan durasi 30 menit dilakukan sebanyak tiga kali dalam satu minggu. Data tekanan darah diukur sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil Penelitian: Rata-rata tekanan darah sebelum intervensi adalah 155,9 mmHg (sistolik) dan 91,7 mmHg (diastolik). Setelah intervensi, rata-rata tekanan darah menurun menjadi 149,0 mmHg (sistolik) dan 84,8 mmHg (diastolik). Uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi p < 0,001 (α = 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi. Kesimpulan: Jalan pagi berpengaruh signifikan terhadap penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi, dengan rata-rata penurunan sebesar 6,9 mmHg pada sistolik dan 6,9 mmHg pada diastolik. Saran: Lansia disarankan melakukan jalan pagi secara rutin minimal tiga kali seminggu. Kata Kunci: Jalan pagi, hipertensi, lansia, tekanan darah, intervensi nonfarmakologis Pustaka: 43 (2018-2025)




