![]() |
Repository
|
Tugas Akhir Mahasiswa
Hasil Penelitian Mahasiswa
Hubungan Kualitas Diet dan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Obesitas pada Pekerja di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Cirebon
- Kategori : Skripsi
- Penulis : Indah Nur Akmalia
- Identitas : 200741001 - Gizi
- Abstrak :
ABSTRAK HUBUNGAN KUALITAS DIET DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA PEKERJA DI DINAS KEARSIPAN DAN PERPUSTAKAAN KABUPATEN CIREBON Indah Nur Akmalia, Mahfuzhoh Fadillah Heryanda, Wahyu Vera Wardani Latar belakang : Obesitas menjadi masalah yang semakin meningkat terutama pada kalangan pekerja kantoran terutama yang bekerja di Pemerintahan. Penyebab utama obesitas adalah ketidakseimbangan asupan energi dan aktivitas fisik. Tujuan : Mengetahui hubungan kualitas diet dan aktivitas fisik dengan kejadian obesitas pada pekerja di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Cirebon. Metodologi : Penelitian ini merupakan jenis penelitian cross sectional. Waktu penelitian dilakukan pada bulan Juli – Agustus 2024. Lokasi penelitian di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Cirebon. Populasi dan sampel sebanyak 45 responden. Penelitian ini melibatkan subjek pekerja aktif berusia 25–65 tahun yang bekerja di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Cirebon, termasuk kepala bidang, staf, dan Office Boy. Responden harus bersedia secara sukarela, menandatangani informed consent, dan mampu berkomunikasi dengan baik. Variabel penelitian meliputi obesitas, karakteristik subjek, kualitas diet, dan aktivitas fisik. Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson dan uji korelasi Spearman untuk membuktikan hipotesis penelitian. Hasil penelitian : Responden penelitian berusia 15-64 tahun dengan persentase 100,0%, mayoritas berjenis kelamin laki-laki dengan persentase 57,8%. Sebagian besar responden memiliki tingkat pendidikan perguruan tinggi dan lebih banyak responden yang tidak merokok dibandingkan yang merokok. Uji statistik menunjukkan bahwa tidak ada hubungan signifikan antara kualitas diet (p-value 0,262) dan aktivitas fisik (p-value 0,672) dengan kejadian obesitas. Kesimpulan : Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas diet dan aktivitas fisik dengan kejadian obesitas di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Cirebon. Saran : Bagi penelitian prospektif selanjutnya, sebaiknya menggunakan teknik pengukuran lingkar perut yang hasilnya lebih akurat dibandingkan dengan perhitungan IMT untuk menentukan individu yang mengalami obesitas. Kata kunci : Kualitas Diet, Aktivitas Fisik, Obesitas, Pekerja Kepustakaan : 74 pustaka (2015 – 2024)




